*coba tebak keluhannya apa, haha*
Dear Riri,
Sepertinya kamu sudah tidak bisa bergantung banyak terhadap sahabatmu yang kini semakin sulit untuk diajak berkomunikasi. Artinya kamu harus bisa belajar mengasah kemampuan komunikasimu dan bersosialisasi dengan orang-orang baru. Kalau kamu merasa kesulitan saat ini karena pernah merasa ditolak, maka itu wajar. Hanya saja jgn sampai peristiwa tersebut membuat dirimu menjadi minder dan tidak PD.
Sebelum kamu dapat mengatasi masaah kamu, kamu harus mencari tahu terlebih dahulu, apa yang kamu takutkan dari berkomunikasi dengan orang lain ? Apakah kekhawatiran kamu? Apa yang membuat kamu tidak nyaman dalam bersosialisasi? Kamu takut melakukan kesalahan kah? Kamu takut orang lain mendapatkan kamu tidak sesuai dengan ekspektasi mereka? Atau adakah hal yang lain?
Bila kamu sudah dapat menjawab pertanyaan diatas maka kamu pasti sudah tahu apa masalah yang menghambat komunikasi kamu sebenarnya. Apapun itu, hilangkan ketakutanmu pada saat berkomunikasi dengan orang lain, karena, seringkali apa yang kita takutkan atau pikirkan tidak demikian kenyataannya.
Saya memiliki beberapa tips berkomunikasi yang saya ambil dari website webkonseling :
1. Hilangkan pikiran negatif mengenai diri sendiri
Pada saat berbicara atau berkenalan dengan orang lain, jangan sekali-kali mengkritik diri sendiri. Hilangkan jauh-jauh pikiran-pikiran mengenai pendapat orang mengenai diri kita. Misalnya, “dia tidak suka dengan saya”, “saya tidak pandai berbicara” dll. Pikiran negatif atau kritik diri sendiri hanya akan menghambat pembicaraan dan keinginan kita untuk bergaul karena apa yang kita pikirkan belum tentu benar.
2. Jangan berharap terlalu banyak dari orang lain
Usaha kita untuk bergaul dengan orang lain tentunya diiringi pula dengan ekspektasi kita yang besar akan tanggapan orang lain terhadap kita. Sebaiknya, kita tidak memiliki ekspektasi yang terlalu besar terhadap orang lain. Karena, apabila ekspektasi tersebut tidak terpenuhi semakin kecewa kita terhadap orang lain, yang pada akhirnya dapat memutuskan semnagat kita untuk bergaul kembali dengan orang lain dilain waktu. Jangan terlalu banyak berharap akan reaksi orang lain sesuai dengan keinginan kita. Sangatlah wajar apabila jawaban yang diberikan mereka mungkin hanya sebatas “ya”, “tidak” atau jawaban singkat. Hal ini bukan berarti mereka tidak menyukai kita atau menolak berteman dengan kita. Karenanya, tetaplah melakukan pendekatan diri dengan mereka.
3. Bicarakan hal-hal yang umum
Agar komunikasi dengan orang baru dapat berjalan lancar, mulailah dengan membicarakan hal-hal yang umum, seperti, hobi, berita, film, musik, kejadian yang sedang heboh terjadi di masyarakat dll. Jangan terlalu banyak membicarakan diri sendiri atau orang lain karena hal ini akan memancing reaksi negatif dari orang lain yang belum tentu sesuai dengan maksud kamu.
4. Jadilah pendengar yang baik
Jika kamu merasa sulit untuk mencari bahan pembicaraan, maka kamu dapat menjadi pendengar yang baik. Dengarkanlah cerita atau curhatan teman kamu. Kamu tidak perlu terlalu banyak bicara, karena biasanya orang lain hanya ingin didengarkan.
5. Jangan memulai atau terlibat perdebatan
Bila obrolan kamu dengan teman kamu mulai mengarah kearah perdebatan, hindarilah. Jangan membuat diri kamu terjebak dalam perdebatan atau memicu perdebatan, karena hal ini hanya akan menyulitkan kamu.
6. Mulailah atau pilihlah kelompok teman yang aman
Di dalam suatu lingkungan, biasanya terdapat berbagai jenis kelompok yang memiliki identitas kelompok sendiri. Umumnya kelompok-kelompok tersebut memiliki ciri-ciri atau kesamaan yang bisa berdasarkan atas status, hobi, jenis kelamin dll. Jika ingin bergaul atau memiliki teman dekat, mulailah dengan kelompok yang aman. Dalam hal ini adalah kelompok yang tidak menyesatkan, tidak menuntut atau kelompok yang sesuai dengan kamu. Dengan begitu kamu akan lebih nyaman berada di kelompok tersebut.
Semoga Bermanfaat!
Regards,
Web Konseling Staff
Follow us on Twitter
Tidak ada komentar:
Posting Komentar