Setelah aku curhat ke seseorang, kenapa aku seakan bisa ngerti perasaan2 pasien2 yang kurang waras, katanya mungkin karena sama2 sakit gila. Nyambung ga sih? hahaha
Setelah aku inget2 tadi pagi, temen2 setutor yang lain, ada yang menanggapi cuek, ada yang terlihat simpati, ada yang ikutan becanda2 (soalnya pasiennya ngajak becanda wkwk), tergantung tingkat "kenormalan" pasiennya sih. Tapi yang aku hadapi tadi, walaupun sekali lagi cuma akting, itu level ga warasnya terlalu abstrak. Sampe di siangnya di ruang tutor, beberapa dari mereka ketawa2 nginget2 betapa freaknya akting orang itu.
Ini entah apa yang aku ga bisa becanda ya, aku ga bisa ketawa walau tau itu cuma pasien akting. Saat itu, di otakku beneran ke-set gimana caranya bikin pasien itu seengganya percaya sedikit aja sama saya.
Duh, ini profesional, atau sama2 gila?