Tampilkan postingan dengan label Sewindu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sewindu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Desember 2013

Lagunya Tulus

Aku nyaris slalu terkesan sama lagu2 gubahan Tulus, penyanyi jazz-pop yang lagi naik daun belakangan ini. Bukan karena lagi trennya aja, bukan karena bosen sama hal2 yang udah ada. Tapi suka aja sama dia karna bisa meramu dan merangkum banyak emosi kompleks dalam kata2 yang singkat.

Lagu kan deretan lirik2 yang singkat, ga kayak puisi.
Lagu, kalo sederet kalimatnya panjang, orang jadi males nyanyiinnya.
Karena itu, dengan kata seminimal mungkin meluapkan emosi semaksimal mungkin (prinsip ekonomi), hehe.


Beberapa judul lagu yang kusuka, seperti Tuan Nona Kesepian, Diorama, Kisah Sebentar, Sepatu, menurutku bukan karena melodinya yang bikin nagih aku jadi jatuh cinta (soalnya dulu dua temen kosan suka nyanyi2 di ruang tengah kosan tapi aku ga bergeming), tapi karna maknanya yang terlalu dalam.

Padat, sesak, terlalu emosional untuk beberapa penggal lagu yang indah.

Tuan kesepian
tak punya teman
Hatinya rapuh
tapi berlagak tangguh

Nona tak berkawan
tak pernah rasakan cinta
Sungguh pandai berkhayal
mimpi itu alamnya

Mereka berdua bertemu
di suatu sudut taman kota
Berkata tapi tak bicara
masing2nya menganalisa

- Tuan Nona Kesepian by Tulus

Kuat banget kan maknanya, menceritakan 2 sosok kontras yang saling asing, namun yaa...oke, ide ceritanya juga unik sih, aku akuin.

Yang paling aku suka, dan seringkali teringat, penggalan lagu Diorama: