Kamis, 30 Januari 2014

Masa Lalu

Tadi habis makan siang, tiba2 keinget masa lalu.

Zingggg

Bukan masa lalu yang SMP SMA dkk loh, tapi masa lalu keluarga. Gimana silsilahnya dari kakek nenek, ayah ibu ketemu, terus jadilah aku dan adikku haha.

Well, hidup itu keras, begitu juga dalam satuan unit terkecil kehidupan. Bukan sel, tapi keluarga.

Keluarga itu rasanya manis asin pahit asem, gatau kenapa sering takut nginget2 masa lalu keluarga, baik dari pihak ayah maupun pihak ibu. Tentunya mengajarkan banyak hal, dari kedisiplinan, kehangatan berbagi, masa2 anak2 yg nakal, kesabaran, kekuatan harapan, banyak bgt pokoknya. Apalagi dari pihak ibu, beserta sederet kisah keluarga saudara2 dekat, beragam banget. Mengharukan, tragis, kerusuhan, sampai perceraian.......

Kesimpulannya, dunia org dewasa itu menyeramkan. Dan aku sepertinya cukup melihat semua kepahitan itu huhu.

Ga terkecuali, soal keluarga intiku. Ayah, ibu, adik. Ahhh gatau kenapa kalo ibuku berbeda, jadinya apa. Kalo ayahku berbeda, aku jg kehilangan elemen penting di diriku. Aku bisa jadi bukan aku. Dan mengingat dulu ayah dan ibuku berjuang, aku hanya punya ingatan kecil tentang sisi gelap itu, yg sekarang Alhamdulillah damai sentosa. Paling cuma ribut rebutan tivi, dan hal2 remeh lainnya hehe.

Aku, jujur, benci sama sisi2 gelap, masa2 kelam. Bukan aku merasa takut mengalaminya, tapi benci aja. Itu ga ideal. Tp sebenenrnya aku juga udah melewati sisi2 gelapku, saat SMA. Mnurutku itu masa2 paling menyenangkan, skaligus paling gelap. Menyenangkan, tapi kelam.

Ga ideal. Aku benci hal2 yg ga ideal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar